sejarah Kota Tanjungpinang

sering kita mendengar tentang nama Tanjungpinang, Tanjungpinang adalah sebuah kota di Pulau Bintan Yang merupakan sebagai Ibukota Provinsi Kepri yang terletak di sebelah utara NKRI, dan berbatasan langsung dengan Negara Tetangga yaitu Singapura , Malaysia dan Vietnam. bagi masyarakat tanjungpinang sendiri mungkin sudah paham, namun tidak menutup kemungkinan masih banyak yang belum tahu tentang sejarah kota tanjungpinang dan apalagi masyarakat diluar kota Tanjungpinang itu sendiri.

sebagai bahan pembelajaran dan menggali informasi yang terdapat pada Kota Tua ini marilah kita sedikit menggali pengetahuan tentang sejarah kota tanjung pinang ini. Tanjungpinang atau yang sebelumnya disebut Tanjung Pinang (disingkat Tg. Pinang) dengan dua kata yang terpisah dan saat ini telah di gabungkan adalah ibu kota Kepulauan Riau, salah satu Provinsi ke-32 Indonesia.terletak di koordinat 0º5′ lintang utara dan 104º27′ bujur timur, tepatnya di Pulau Bintan sebelah kanan Pulau Sumatera.

Tanjungpinang yang sudah dikenal sejak lama. disebabkan karena posisinya yang sangat strategis di Pulau Bintan sebagai pusat kebudayaan Melayu dan lalu lintas perdagangan kala itu. Nama Tanjungpinang sendiri diambil dari struktur posisinya yang menjorok ke laut karena banyak ditumbuhi sejenis pohon pinang atau pohon Nibung istilah orang tanjung pinang sendiri. Pohon tersebut berada di sebuah Tanjung , yang merupakan petunjuk bagi pelayar-pelayar yang akan masuk ke perairan Indonesia atau pulau Bintan.

Berdasarkan Informasi sesepuh masyarakat Tanjungpinang kawasan kota ini merupakan bagian dari Kerajaan Melayu, setelah jatuhnya Malaka ke tangan Portugal saat itu, Sultan Mahmud Syah menjadikan kawasan ini sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Malaka dan Kemudian menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Johor, sebelum diambil alih oleh Belanda terutama setelah Belanda menundukan perlawanan Raja Haji Fisabilillah tahun 1784 di Pulau Penyengat.

Tanjungpinang merupakan salah satu pintu masuk ke Sungai Bintan sehingga pada jaman dahulu para pedagang dari negara lain pasti akan melewati teluk bintan ini, dimana di situ terdapat kerajaan Bentan yang berpusat di Bukit Batu.Keberadaan Tanjungpinang semakin dikenal pada masa Kerajaan Johor pada masa Sultan Abdul Jalil Syah yang memerintahkan Laksemana Tun Abdul Jamil untuk membuka suatu Bandar perdagangan yang terletak di Pulau Bintan, tepatnya di Sungai Carang.

Tanjungpinang ditingkatkan statusnya menjadi pusat pemerintahan dari Residentie Riouw pemerintah Hindia Belanda. Kemudian di awal kemerdekaan Indonesia, menjadi ibu kota Kabupaten Kepulauan Riau. Setelah menjadi Kota Administratif – Kabupaten Kepulauan Riau hingga tahun 2000, berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2001, pada tanggal 21 Juni 2001, statusnya menjadi Kota Tanjungpinang.

hingga kini perjalanan Tajungpinang menjadi sebuah kota sekaligus ibukota provinsi Kepri. Kota ini memiliki banyak daerah pariwisata seperti Sungai Carang, Pulau Penyengat, gedung-gedung tua peninggalan kerajaan islam terdahulu, situs situs kuno dll. ikon Tanjungpinang sendiri adalah Pulau penyengat yang hanya berjarak kurang lebih 2 mil dari pelabuhan laut Tanjungpinang – Pelabuhan Sri Bintan Pura sering didatangi para wisatawan asing maupun lokal.

untuk Walikota pertama yang menjabat adalah Dra. Hj. Suryatati A. Manan terpilih sebagai walikota pertama melalui pemilihan oleh DPRD Kota TanjungpinangPada tahun 2002 kemudian Pada tahun 2007 ia terpilih kembali untuk menjadi Wali Kota Tanjungpinang. pada tahun 2013 walikota Tanjungpinang digantikan oleh H. Lis Darmansyah.

Leave a Reply